pada saatnya nanti

entah kapan dan bagaimana aku harus bisa belajar untuk menggunakan tangan dan pikiranku sendiri menyelesaikan semua, semua yang memang harus diselesaikan

dan entah kapan aku harus mampu berdiri lagi dengan kakiku sendiri, melewati jalan yang mungkin takĀ berujung dan membawaku entah pada tahap seperti apa

pada saatnya nanti aku tak lagi berada disini namun cerita tentang apa yang aku lalui akan selalu dikenang bukan oleh mereka tapi oleh diriku

bahwa pernah ada aku diantara kamu, dia, mereka, dan kalian..bahwa aku pernah hidup dan bernafas dalam dunia yang memberi aku sesuatu

entah kapan dan bagaimana caranya, namun pada saatnya nanti aku yakin…ya, aku yakin bahwa mungkin raga memang tak pernah abadi, namun ingatan-ingatan tentang kemarin, hari ini dan besoklah yang akan abadi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s