masih berdiri dalam tahap yang sama

aku seorang pengecut yang tidak bisa datang dan menemuimu, karena aku takut, takut dengan apa aku juga tidak tau, aku hanya takut itu saja… maaf aku tidak datang menemuimu sesuai janjiku karena ya itu tadi aku takut entah karena apa, karena aku memang seorang pengecut

 
 
apa kamu masih sama? masih berbicara dengan cara yang sama? tertawa dengan cara yang sama? diam dengan cara yang sama? aku masih ingat bagian-bagian yang sama dari dirimu, apakah aku mampu menghadapi perubahan?
 

because everybody’s changing and so we are….

bagaimana bisa semua akan baik-baik saja, karena aku tidak pernah baik-baik saja, dan kita tidak akan pernah baik-baik saja. terlalu banyak yang harus aku rubah, aku ingin berubah, aku ingin tahu siapa aku, apa yang aku mau, apa benar aku itu mauku. aku ingin menjadi diriku tanpa bayang-bayangmu….
jejak itu masih membekas, berbekas dan tak tahu bagaimana bisa aku menghilangkannya. kita ada di dunia yang berbeda, berpikir dengan cara yang berbeda, berdiri dalam alam yang beda dan berjalan dengan cara yang berbeda, apakah kita masih bisa bersama?
 
 

akhirnya keberanian itu datang, entah dorongan apa yang membawaku menemuimu malam itu….

kamu memang masih sama, tidak berubah dan masih sama seperti yang aku kenal dan aku benci itu, karena aku mau kamu berubah, dan berubah untuk aku memiliki alasan untuk tidak jatuh lagi

malam itu kita berjalan menyusuri jalan malioboro yang lengang, hanya ada kita, lampu jalanan dan penjual gudeg. malam yang dingin dan cerita-cerita yang mulai meluncur dari bibirmu, entah mengapa aku hanya diam saja. “tanganmu dingin” katamu dan aku hanya diam saja, aku ingin berkata sesuatu namun bagaimana bisa, semua hanya ada di dalam pikiranku saja, hanya ada disitu saja.

 

“jangan pulang” pintamu,

“aku harus pulang” jawabku

“jangan, setelah ini aku tidak tau kapan bisa bertemu denganmu” ujarmu

“tidur saja, karena besok perjalananmu jauh” kataku

“aku tidak mau tidur dan menutup mata, karena nanti kamu pasti pergi” katamu

“aku akan duduk disudut kamarmu, aku tidak akan pergi, aku akan disini sampai pagi” kataku

“aku tidak akan menutup mata, mari berbincang saja” jawabmu

dan kita melewati malam itu dengan berbincang saja, bercerita tentang kamu, mimpimu, harapanmu, cita-citamu. kita berbincang tentang aku, yang aku masih belum tau apa cita-citaku, mimpiku dan harapanku. dan malam itu aku hanya menatapmu, kita tidak pernah secanggung ini, kita tidak pernah ada dalam suasana sunyi ini, kita tidak pernah seperti ini.

“boleh aku memelukmu?” tanyamu

aku tidak bisa menjawabnya, karena dalam pelukmu semua kekuatanku akan hilang, semua keberanianku akan luruh

kita seperti kawan lama yang bertemu, mencoba menjalin kembali cerita-cerita lama, saling menyalahkan, saling membenarkan, tertawa dan kemudian terdiam, merenung mengapa kita berada dalam posisi seperti ini?seperti kawan lama yang terpisahkan oleh waktu namun kita bukan kawan lama, kita adalah orang asing yang baru saja bertemu.

pagi itu kita menikmati cahaya mentari pagi dari sela-sela jendela, pagi dan dingin, dan aku yang ada dipelukmu luruh

“apakah akan sama jika aku tidak pernah berkata aku mencintaimu?”

“apakah semua akan baik-baik saja jika aku tidak pernah bertemu denganmu?” tanyaku

dan aku menyandarkan kepalaku dibahumu dan membasahinya dengan air mata….

“mari kita mulai dari awal, beri aku kesempatan, dan mari kita buktikan pada mereka” katamu

“tidak bisa, tidak akan ada awal lagi karena kita sudah ada di akhir cerita, tidak akan ada kesempatan dan pembuktian, karena kita sudah pernah melewatinya” ujarku

“mengapa?” tanyamu

“karena aku sudah capek, aku menyerah pada takdir saja, aku tidak ingin terluka lagi, karena aku capek bercerita dengan cerita yang kita sudah tau akhirnya akan seperti apa.” jawabku

bandara Adi Sucipto,

this is the time…
time to say goodbye because after this there’s no you and me anymore
time to end
we will stand in different path
we will walk in different road
and i have to let you go because i have to and i must do it….
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s