terimakasih sudah datang

“……jam 12 malam nanti aku sampai di jogja…”

itu isi pesan yang aku terima pada tanggal 22 November pada pukul 16.49 dari Ismail Agung , saat itu aku sedang mempersiapkan event Jogja Biennale XI; hari yang sibuk  dan sedang berada dalam mood  yang labil dan kacau. dengan egoisnya aku pun membalas pesannya bahwa aku tidak inginbertemu saat ini. yaa aku sangat egois dan dia pun membalas pesanku “kamu mau aku turun di stasiun mana? dan kembali pulang”. aku butuh waktu sekian detik untuk menyadari kesalahanku itu, lalu aku pun menelponnya dan berkata bahwa aku akan menunggunya di stasiun.

waktu masih menunjukkan pukul 10 malam dan aku memutuskan untuk kembali pulang ke kos dulu, istirahat sebentar, sayangnya aku ketiduran….memang hari ini adalah hari yang amat sangat melelahkan. aku terbangun saat jam dindingku menunjukkan pukul 04.10 damn!! dia pasti menunggu aku di stasiun, dan aku pun memacu motorku diantara kabut yang turun saat itu. dingin…

23 November 2011 04.20

sesampainya di stasiun tugu aku pun menghubunginya menanyakan keberadaannya. tidak lama kemudian aku melihat dia dengan jaket merah dan ranselnya berjalan keluar dari peron stasiun, berjalan kearahku. deg!! aku gugup, aku salah tingkah, saat dia tersenyum… ini pertemuan pertama kami sejak kami memutuskan untuk berpacaran, yaa ini pertemuan pertama kami dan aku sangat gugup entah kenapa.

“dia begitu pengertian dengan kecerobohan dan kebodohanku, dia begitu sabar menunggu aku di stasiun dan tertidur di bangku peron sedangkan aku tidur diatas kasur yang empuk… padahal aku sudah siap menerima kemarahannya. mungkin dalam hati dia memang jengkel dengan sikap aku tapi dia begitu dewasa menerima segala kekurangan aku.”

melihat wajahnya yang begitu lelah aku menawarkan untuk menginap di kos temanku, namun dia menolak dan kami pun memutuskan mencari penginapan terdekat. sayang penginapan masih tutup, untungnya ada seorang bapak yang menunjukkan kami penginapan yang murah dan masih buka hingga dini hari, dan kami pun mengikuti anjurannya. setelah menyelasaikan proses administrasi dengan petugas penginapan, kami pun berjalan menuju kamar yang disiapkan. karena lelah, dia pun tertidur begitu pula aku. pukul 06.20 aku meninggalkan dia yang sedang terlelap karena pagi ini aku ada kuliah jam 7.

08.46 am

aku memutuskan untuk bolos kuliah hari ini, karena aku ingin menemaninya, menghabiskan waktu dengannya. dan hari itu aku mengajaknya makan siang di kantin kampusku, mengenalkannya pada kawanku, dan kembali ke penginapan, dan kita hanya habiskan waktu berdua, berbagi, bercerita dan bertanya…

aku menatap matanya dan aku menemukan luka dan ragu disana, Tuhan bagaimana aku dan dia bisa berjalan sedang masa lalu masih membayangi?

06.45 pm

malam telah datang, kenapa waktu begitu cepat berputar sedang aku masih ingin bersamanya? sudahlah, sudah untung dia mau datang…dan malam itu kami ke stasiun tugu membeli tiket KA.

07.46 pm

tiket sudah ditangan, kami pun bersiap untuk makan malam, tapi aku mengajaknya untuk mampir sebentar dikampus, karena ada laporan yang harus aku berikan kepada salah seorang kawan. sialnya aku lupa kalau malam itu ada rapat persiapan peluncuran majalah. untungnya dengan alasan yang bisa diterima oleh kawan-kawan aku bisa tidak ikut rapat hahhaha…

08.00 pm

aku mengajaknya makan soto ayam dekat kos ku, aku tidak tahu apa dia menyukai soto itu atau tidak, tapi aku melihatnya makan begitu lahap, sedangkan aku sudah porsi makannya dikit banget gak abis pula. aku pun memintanya untuk menghabiskan soto ku…maap ya Ung :p

08.50 pm

aku mengajaknya ke kos sekedar untuk beristirahat, selagi dia tidur aku mengerjakan beberapa tugas kuliah dan kantor. sayang jam 10 aku harus membangunkannya karena kompleks kos ku udah diportal dan cowok menginap di kos cewek akan jadi masalah besar…duuhhh…

10.20 pm

kami sampai di stasiun tugu jogja. duduk di pojok ruang tunggu kami berbagi banyak cerita. aku bersandar di bahunya aku merasa aman didekatnya, semua luka seakan sembuh…terimakasih… karena aku paling tidak bisa menahan kantuk, aku pun tertidur dibahunya. mungkin karena dia merasa tidak nyaman atau juga mungkin bahunya pegal, dia membangunkan aku dan menyuruhku tidur dipangkuannya.

11.45 pm

kereta tujuan bandung sebentar lagi akan datang, dia pun bersiap-siap. beberapa menit kemudian aku dan dia sudah berdiri didepan batas pengantar penumpang. sudah waktunya dia pergi…damn i hate this situation, hate to deal with my feeling. sedikit bercanda dia mengulurkan tangan kanannya dan menyodorkannya kemukaku…hahhaha….dasar yaaaa….. sebelum dia pergi aku memeluknya dan mencium pipinya sambil berbisik ‘i love u’ dan dia seperti biasa hanya tersenyum.

dia pun berjalan memasuki peron KA karena keretanya sudah datang, aku tidak akan bisa lupa senyumannya, lambaian tangannya.

 

“terimakasih sudah mau datang Ung, hati-hati dijalan…i love you” itu pesan yang aku kirimkan padanya. dan dia pun membalas “thanks for today”. sesampainya di kos, aku membaca pesan yang baru saja masuk ke kotak pesanku; dari Ung “i’m leaving on the train. heheheh… love you :p” dan aku pun membalasnya “i love you too”

 

terimakasih sudah mau datang dan membuat hariku menyenangkan, dan aku yakin kucing itu akan bertahan dalam labirinnya Ung…terimakasih Ung…..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s