Karena Tuhan ada dalam diriku….

untuk kesekian kalinya saya ditanya mengenai agama.. “apa agamamu Rin?” dan saya hanya senyum-senyum gak jelas aja, dan kembali bertanya “menurutmu apa?” dan biasanya yang nanya cuma nebak-nebak aja meskipun tidak saya benarkan dan salahkan.

apa sih agama itu?

bagi saya agama itu adalah budaya, budaya yang diadaptasikan dan dikultuskan dan menjadi identitas baru bagi manusia pengikutnya. jika kita liat lagi agama yang datang di Indonesia adalah agama-agama Abraham, yang lahir dari bumi bagian barat dan dibawa oleh para misionaris, pedagang atau pun oleh para penjajah. Indonesia sendiri telah mempunyai aliran kepercayaan yang berasal dari nilai-nilai spritual hasil persilangan antara semesta dan manusia. sayangnya setelah agama-agama barat itu masuk, nilai-nilai kepercayaan itu hilang karena telah dilabeli dengan label yang berkonotasi buruk.

lalu apa agamaku?

hmm… entahlah, menurut KTP sih islam, tapi kemudian saya selalu mempertanyakan keislamanku, bahkan saya selalu mempertanyakan mengapa ada agama yang harus dicantumkan dalam kartu identitas? mengapa orang merasa penting bertanya ‘apa agamamu?’  bukankah itu kemudian membeda-bedakan manusia satu dengan yang lainnya, yang kemudian dengan gampang merasa agamanya yang paling benar dan yang lain salah. karena kitab mengajarkan kepada kita tentang kekerasan, karena kita diajarkan mengenai benar dan salah, hitam dan putih, semua dari sudut pandang masing-masing.

saya sudah melepaskan agama, bukan berarti saya tidak memiliki keyakinan spritual. karena sekali lagi, agama dan kepercayaan itu beda dari perspektif saya. agama adalah doktrin budaya yang ditanamkan dalam sistem otak sejak saya belum bisa memilih, sedang kepercayaan adalah sesuatu yang timbul melalui proses-proses pencarian atas diri saya dan keesaan yang diagungkan.

proses pencarian tentang yang Esa inipun mengantarkan saya pada sebuah teori

TUHAN itu aku, dan AKU adalah tuhan

 

kenapa saya bisa dengan berani mengatakan itu? karena sifat-sifat kemanusiaan dan ketuhanan itu adalah satu bagian. Tuhan ingin dicintai, dihormati dan disanjung, begitu pula manusia, ingin dicintai, dihormati dan disanjung. Tuhan itu pemarah dan penyayang, manusia pun begitu, Tuhan juga pencemburu yaa manusia juga… lalu apakah manusia itu adil seperti Tuhan? kembali lagi pada diri kita masing-masing, apakah kita berpikir apa yang kita dapatkan itu adil, dan tanyalah pada orang lain jika kita sudah cukup adil? nah seperti itulah perlakuan adil dalam konsep ketuhanan.

lalu bagaiman dengan keESAan Tuhan? lihat lagi diri kita, bandingkan kita dengan orang lain, beda bukan? karena manusia diciptakan berbeda satu sama lain, tidak sama, bahkan kembar paling identik sekalipun pasti ada bedanya. itulah keESAan. karena ESA bermakna satu….

jadi tidak ada bedanya MANUSIA dan TUHAN….

dan ini yang saya tanyakan dan diskusikan dengan Rm. Harry, dosen filsafat yang sampai sekarang saya kagumi. beliau mengatakan Tuhan itu hidup dalam diri kita, bagian-bagian dari Tuhan ada dalam diri kita, tergantung bagaiman kita bisa menemukan Tuhan dan menyatukan bagian-bagianNya secara utuh. karena selama ini yang kita temukan adalah ego-ego dan keserakahan juga sikap-sikap fasis yang dilabeli dengan nama Tuhan.

saya juga berpikir, buat apa kita berdoa karena kita berdoa mengucap syukur atas apa yang kita dapatkan atau saat kita menginginkan sesuatu. berdoa itu ada karena faktor sebab-akibat, bisa kita berdoa benar-benar tanpa permintaan dan tanpa sebab? benar-benar hanya berbicara pada Tuhan untuk menemukanNya dalam diri kita, tanpa ada embel-embel?

 

karena Tuhan ada dalam diriku,

tak perlu agama, tak perlu pembatasan, karena Tuhan ada dalam diriku….carilah Tuhan maka akan kamu temukan Tuhan dalam dirimu….itu yang saya yakini

jadi apa agamamu?

Advertisements

6 thoughts on “Karena Tuhan ada dalam diriku….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s