Catatan refleksi: bye bye 2011

tinggal menghitung putaran waktu saja dan tahun 2011 akan menjadi sebuah kenangan, sebuah masa lalu, sebuah cerita yang dikenang. dan hitungan waktu saja sampai akhirnya harus mengucapkan selamat datang 2012….

sepanjang tahun 2011 ada banyak sekali cerita, baik itu sedih, senang, dan biasa saja. tiap cerita itu meninggalkan sebuah pahatan kenangan dan menjadi bahan refleksi bagi saya untuk tahun berikutnya.

1. tentang keluarga

tahun 2011 adalah titik balik dari berbagai konflik yang dialami oleh keluarga saya, bayangan perpisahan kedua orang tua selesai di tahun 2011 ini. selama beberapa tahun terakhir (2008-2010), adalah tahun-tahun menyakitkan bagi saya sebagai seorang anak dan sebagai seorang kakak yang harus melihat orangtuanya yang berniat untuk berpisah dan harus kuat untuk menjadi penopang bagi adik-adik saya. tapi kami mengawali tahun 2011 dengan niat yang baik bahwa keluarga adalah tetap keluarga, harus utuh dan tidak boleh goyah meskipun ada badai, karena itulah keluarga ada, saling menopang, saling menguatkan…..

tidak ada lagi tangisan, tidak ada lagi ketakutan, yang ada hanya satu keluarga….terimakasih untuk tetap menjadi satu keluarga.

2. tentang teman, tentang kawan, tentang rekan, tentang sahabat, tentang kalian

selama tahun 2011 ini saya bertemu dengan orang-orang hebat, orang-orang pintar dan kemudian meninggalkan jejak dalam catatan tujuan saya kedepannya. saya bertemu dengan kawan-kawan di berbagai komunitas dan mengajarkan saya tentang tujuan mereka, tentang passion mereka, tentang semangat mereka. yaa… tahun 2011 adalah tahun penuh dengan kawan baru, penuh dengan inspirasi. dan kawan-kawan saya yang baru pun mengajak saya pada dunia yang baru pula dan memberi saya arti apa itu berbagi.

ada yang penting mengenai catatan tentang kawan, ada seorang kawan yang saya kagumi sejak pertama kali kenal dengannya. adalah mba Rosa, penggagas program 1 buku yang idenya berawal dari perjalanannya ke pulau Maluku kemudian bertemu dengan murid-murid SD disana yang memimpikan memiliki perpustakaan. saya merasa sangat terhormat sekali bisa membantu mba Rosa dan kawan-kawan, karena hal terbaik adalah melihat adik-adik disana tersenyum….tidak perlu barang mahal atau uang yang banyak, buku pun jadi hadiah istimewa buat adik-adik di Maluku sana. mba Rosa mengajarkan kepada saya mengenai harapan, mengenai mimpi yang akan tetap hidup jika kita mampu berbagi dengan yang lain, bahwa sekolah adalah hak bagi semua anak bangsa, namun tidak usah berharap jika kita tidak mampu untuk memulai.

tunggu ya Dik, sebentar lagi buku kalian datang 🙂

tahun ini juga salah satu keinginan saya untuk belajar mengenai seni dan dunianya terwujud. tahun ini saya belajar banyak dari para seniman gara-gara ikut jadi volunter Jogja Bienalle XI, kesempatan saya bertemu dengan orang-orang hebat dan mendapat tawaran untuk gabung disalah satu galeri seni di Jogja, membuat saya makin yakin bahwa tahun 2011 adalah tahun yang sangat membahagiakan.

pertemuan…ada yang datang dan yang pergi, namun mereka meninggalkan begitu banyak hal yang menjadi bekal untuk saya….

PS: tahun ini kawan saya banyak yang mengakhiri masa lajangnya…..uuyooooo……selamat kawaaaannn….!!!

3. tentang pekerjaan, tentang kegiatan

pertengahan tahun 2011 tepatnya bulan Agustus, saya diterima bekerja di salah satu LSM yang fokus di bidang pendidikan. yaa seperti LSM pada umumnya, menghimpun dana dan kemudian disalurkan ke adik-adik yang membutuhkan dana untuk pendidikan mereka. hmm….banyak yang kemudian mencela saya (dan menyindir juga) mengenai pilihan saya bekerja dengan LSM, karena mereka yakin dan berusaha meyakinkan saya bahwa kerja di LSM adalah sebuah pekerjaan layaknya seorang penjilat kaum kapitalis, karena LSM adalah bentukan negara-negara pemilik modal. mereka menyesalkan keputusan saya, menyayangkan bahwa saya yang (menurut mereka) adalah seorang aktivis dan idealis harus tunduk pada sebuah sistem kapitalis.

keputusan saya bekerja di LSM adalah mutlak, setelah melalui proses pertimbangan yang matang, bahwa LSM ini mampu menjadi jembatan bagi saya mewujudkan konsep idealisme saya. tutup kuping aja deh, toh mereka sebenarnya melakukan hal yang sama, konsep yang sama meskipun menolak memakai nama LSM….

meskipun ada satu hari saya mengetahui suatu hal dan meninggalkan kesan negatif di mata saya, membuat saya kecewa hingga saat ini dan entah harus marah atau cukup diam saja, namun yang melakukan itu adalah oknum, bukan sistem dan untuk kedepannya saya harus bisa lebih fokus dan berhati-hati lagi dalam bekerja dan berinteraksi dengan siapa pun juga.

4. tentang saya, tentang kamu

saya sedikit flashback lagi ke saat-saat saya mengawali tahun 2011. begitu banyak ketakutan, begitu banyak luka begitu banyak masalah yang harus saya hadapi. oke cukup mengenai keluarga saya ceritakan sebelumnya karena keluarga saya akan baik-baik saja dan akan tetap baik-baik saja.

ini tentang saya dan yang lalu, saya pernah berharap tidak akan berjumpa dengan bulan maret, karena maret adalah bulan menyakitkan bagi saya, bahwa sang 7 akan memulai hidupnya dengan dia yang sudah disiapkan untuk dirinya. dan saya sangat takut menghadapi bulan Maret, kehilangan….yaa itu yang saya rasakan. namun kemudian di penghujung tahun sebelum 2011 datang, saya merasa Tuhan mempermainkan saya dan 7, bahwa maret datang dengan cerita lain dan 7 tetap sendiri. pernah kami ingin kembali bersama lagi karena menganggap ini adalah kesempatan tapi tidak…tidak ada cerita bersambung dalam kisah saya bersama sang 7, kita pun mengakhirinya dengan sedikit harapan bahwa perbedaan itu tidak pernah ada.

selama 2011, saya berusaha mengeringkan airmata, menutup pintu rapat-rapat yang memang sudah saya lakukan sejak hubungan saya bersama 7 berakhir. namun november 2011 membawa cerita lain, cerita yang membuat saya sempat bimbang dan ragu, apakah ini waktunya?

suatu pagi, november yang datang diawali hujan, saya yang terbangun dengan perasaan kehilangan yang amat sangat, perasaan yang saya pendam sekian lama, perasaan kehilangan dan ketakutan itu datang lagi seperti kabut yang mengaburkan pandangan saya. namun di sudut lain ada perasaan penuh, perasaan yang saat itu tidak bisa saya terjemahkan, jazz semalam membuat saya sedikit melankolis pikir saya waktu itu, namun tidak, bukan itu bukan perasaan melankolis semata. entahlah, namun saya mengikuti kata hati yang mempersilahkah dia masuk kedalam ruang yang telah lama tertutup rapat.

bukan karena saya perempuan yang hanya bisa menunggu, saya hanya tidak mau kehilangan perasaan penuh itu, bukan karena saya perempuan maka saya pun layak untuk ditimbang dan dinilai, karena tidak ada materi dalam diri saya yang bisa dinilai, jika mau masuk maka masuklah, pegang tanganku dan mari kita terabas jalan itu….

saya pun mengirim pesan padanya mempersilahkan dirinya masuk, dan terimakasih Ung, sudah bersedia masuk dan membenahi ruang hati yang berdebu itu…

terimakasih pada 2011, pada waktu, pada alam dan pada kesempatan….
2012 menanti dengan cerita baru, dengan harapan baru…….
bye bye 2011, hello 2012…….
 
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s