laki-laki yang membuat aku jatuh cinta…..

Adin, begitu mereka dan juga aku memanggilnya…Adin, laki-laki yang 6 tahun lalu aku bertemu dengannya di koridor bangunan tua kampus sastra Universitas Diponegoro, Adin begitu mereka dan aku memanggilnya, karena dia memperkenalkan dirinya dengan nama Adin. Adin, laki-laki yang membuatku jatuh cinta…..

Adin, laki-laki yang membuatku jatuh cinta pada….

matanya, yang dengan jenaka melihat kedalam mataku dan bertanya “kamu temannya Shesa?” dan aku hanya mengangguk dengan gaya kikuk khas mahasiswa baru….

gerak-geriknya saat berbincang dengan aku, dengan dia dengan mereka…..gerak-geriknya yang tidak lepas dari ekor mataku yang selalu membuatku ingin melihatnya, melihatnya diantara dia, mereka dan mereka…diantara pohon-pohon tua, diantara ratusan motor yang diparkir, diantara bising suara, diantara aku dan dia….

pada suaranya, yang pelan dan dalam…suara yang lembut saat menyapa, suara yang lantang saat berdiri didepanku, didepan dia dan mereka…suara yang tenggelam dalam lautan kata-kata yang menggenang dalam pikiran yang menenggalamkan aku, yang melarutkan aku…

Adin, laki-laki yang membuat aku jatuh cinta…

pada senja saat menikmati cerita-cerita dengan bahasa asing, dengan rias dengan pakaian yang tak pernah aku kenal…duduk di bangku-bangku tua diantara yang tua dan menikmatinya..menikmati pertunjukkan digedung tua saat senja itu

pada malam saat berkumpul diantara mereka yangg asing, yang melantukan bahasa yang asing, memasukkan aku dalam labirin-labirin kata, yang menenggelamkan aku dalam gerak dan menghilang dalam sebuah ekspresi….

Adin, laki-laki yang membuat aku jatuh cinta….pada dunia yang dia ciptakan lewat goresan-goresan, melalui amarah untuk sekedar menunda rasa….pada dunia yang diciptakan dari sebuah imaji-imaji liar tentang tubuh tentang hidup tentang aku tentang kamu tentang mereka…..

Adin…aku jatuh cinta dan dia membuat aku mencintai dunia ini, dunia yang aku pilih untuk tenggelam dan larut….menerjemahkan setiap jejak agar terus berjejak dalam dunia yang membuat aku haus dan terus meminta….

Adin, laki-laki yang kutemui dalam dunia yang kini tak asing lagi, 6 tahun lalu bertemu di koridor kampus yang kini mulai menua dan lapuk tersaput dalam gelap dan sepi, dia tidak pernah berubah, rendah dan selalu merendah dan Adin-lah yang membuat aku jatuh cinta….

dan kini kita bertemu, seperti biasa Adin selalu menyapaku dengan suara yang aku kenal dengan binar mata yang tak asing dan dengan genggaman tangan yang selalu hangat…kita bertemu lagi dalam dunia yang sudah membuatku jatuh cinta, yang sudah membuat aku bertemu denganmu lagi….

terimakasih telah membuat aku jatuh cinta pada dunia yang aku pilih…..

(untuk mas Adin, sastrawan muda yang memperkenalkan aku pada sastra dan seni dan mengajarkan aku untuk mencintai dunia sastra yang aneh dan membawaku menggila bersamanya, yang membuat aku mencintai dunia sastra)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s