Bi, tolong aku….

tidak pantas rasanya meminta bantuan dari seseorang yang pernah amat sangat kita (lebih tepatnya aku) sayangi…ya tidak pantas memang….tapi semalam aku mengirim email  padanya…hanya di kolom subject saja aku menuliskan “Bi, tolong aku…”

tak berapa lama dia pun menelponku…..

aku hanya memintanya diam dan mendengarkan aku menangis, dan dia bertanya

“sehancur itukah kamu Rin?”

dan aku masih menangis… “Bi…” hanya itu yang keluar dari mulutku…

aku sudah merasa cukup…cukup dengan apa yang aku miliki…sahabat yang hebat, keluarga yang sempurna, pacar yang istimewa….tapi apakah aku cukup membuat mereka bahagia? apa aku sudah cukup membuat mereka merasa bahwa mereka benar-benar istimewa….aku tidak ingin kehilangan…aku takut….

aku pernah melihat kematian sahabatku, itu kehilangan pertamaku…aku pernah melihat kepergianmu Bi, menyadari kamu tidak akan kembali..itu kehilangan berikutnya….dan aku pernah melihat kehancuran keluargaku…itu adalah proses yang benar-benar meninggalkan lubang yang cukup dalam….

“Bi, apa bersamaku kamu pernah bahagia? 
apakah menanti hujan bersamaku itu sulit? 
Bi, tolong aku…….” 
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s