dan rindu itu menyeruak

aku ingin jadi layang-layang yang tetap terbang bebas di udara, tapi ada kamu yang mengikat di bumi, jangan lepasin aku ya _Dee_

tidak butuh ucapan selamat pagi yang diwakili oleh deretan huruf di layar ponselku, meski kadang aku berharap namamu-lah yang muncul di layarnya.

dan tidak berharap untuk melihat namamu diantara deretan email yang masuk atau diantara pesan-pesan di akun facebookku.

karena aku sudah terbiasa, terbiasa untuk membagi rindu pada ruang-ruang waktu, pada deretan angka, pada ingatan…..

“dan rindu itu menyeruak saat malam merayap, berbisik dan kemudian aku terlelap..membungkus memori dalam ingatan dan membawanya kedalam alam mimpiku, karena aku hanya bisa menjangkau dirimu melalui bunga-bunga mimpi”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s