Dunia Sempit

Dunia hanya sebesar daun kelor…..

mungkin itu kata yang paling pas deh…oh ya pada tau tentang konsep Six Degree of Separation yang dicetuskan oleh Stanley Milgram, seorang psikososial asal Amerika Serikat: yang menyatakan bahwa semua orang di planet bumi ini saling terhubung satu sama lain, jarak kenal hanya (rata-rata) 6 orang saja. jadi sederhananya gini: saya dan orang asing lain di belahan bumi ini terpisah hanya dengan (paling nggak) 6 orang saja, saya dan orang asing itu terhubung dengan 6 orang lainnya sampai akhirnya kita bisa bertemu.

tapi teori ini bisa patah juga lho, buktinya selama ini saya tidak butuh kenal 6 orang agar bisa kenal dengan orang lain paling gak saya hanya butuh 3 orang untuk berhubungan dengan orang yang saya kenal. dunia memang sempit….

manusia memiliki hubungan dengan manusia lain, saya makin percaya dengan konsep itu apalagi dengankejadian yang sering saya alami, seperti:

semalam saya ada janji dengan salah seorang kawan dari Bandung, okay selama ini kita hanya ngobrol dan diskusi lewat chatting dan twitter saja, karena kami berdua sama-sama memiliki ketertarikan di bidang yang sama: Pendidikan. saya dan kawan saya yang bernama Kandi, (saya memanggilnya Teh Kandi) sering banget bertukar pikiran tentang beberapa hal yang berkaitan dengan pendidikan, bagaimana sebuah komunitas bisa bertahan, dan bagaimana kondisi pendidikan anak-anak yang kurang mampu di Bandung.

sampai beberapa hari lalu dia menghubungi saya dan berkata bahwa dia akan ke Jogja, dan secara kebetulan dia akan membawa pesanan saya yang dititipkan kawannya. saya memang memesan beberapa barang buatan para relawan di organisasinya (Sahabat Kota) yang berlokasi di Bandung.

akhirnya kami pun bisa berjumpa untuk pertama kalinya, padahal kami sudah saling kenal sudah hampir setaun lalu. saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam, karena jadwal kereta yang akan berangkat kebandung pukul 9.25 pm maka saya dan Teh Kandi memutuskan untuk makan di daerah sekitar stasiun Tugu Jogja, angkringan kopi joss yang terkenal jadi tujuan utama kami.

setelah ngobrol dan sharing tentang kegiatan masing-masing, sampailah pada suatu pertanyaan yang diajukan oleh Teh Kandi,

“Irine kamu pacarnya Kang Ung ya?”

“he?teteh kenal sama Ung?” tanya saya heran….

dan dia pun cerita tentang Ung…..dan saya pun ketawa dan berkata

“waduuhh dunia sempit banget Teh, Ung malah gak pernah cerita kegiatannya di Bandung, apalagi cerita tentang Sahabat kota!” ucap saya.

ternyata orang saya kenal saling memiliki hubungan.

dan hari ini pun saya dibuat kaget lagi, teman kuliah saya ternyata kenal baik dengan sahabat saya dari SMA. berawal dari postingan saya di facebook yang mengajak sahabat SMA saya makan siang bareng, ternyata ketauan kalo mereka berdua juga memiliki koneksi.

sebenarnya banyak pertemuan-pertemuan saya dengan orang lain yang terhubung ke orang yang saya kenal. dan memang dunia sempit, bahkan lebih sempit karena adanya social media….

aiihh dunia sebentar tak lagi sebesar daun kelor…….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s