betapa hebat sang Dermaga

layarmu sudah terkembang kapten, mari berlayar….
peluit kapal telah berbunyi, jangkar sudah naik, mari kapten kita berlayar
 

saya selalu berharap betapa menyenangkannya menjadi samudra, yang bisa mengiringinya berlayar, menemaninya berkawan dengan ombak dan turut dalam badai

dan kadang saya bermimpi untuk menjadi langit baginya, yang selalu memayungi dirinya, dan menjadi tujuan pelayarannya, dan seringnya saya ingin menjadi angin agar bisa meniup layarnya dan mengarahkan arah perahunya agar tak sesat dirinya di luasnya samudra…

tapi saya merasa betapa hebat sang Dermaga, yang selalu tenang menanti pada setiap perahu yang datang bersandar. dan meski waktu sudah mengoyak dirinya, sang Dermaga selalu menanti datangnya sebuah perahu kecil untuk memberi kabar tentang kapal yang dirindunya….

betapa hebat sang Dermaga….

saya, tidak ingin menjadi samudra yang selalu membayangi perjalananmu, atau langit yang selalu mengikuti langkahmu, bahkan saya pun tak ingin menjadi angin yang selalu datang bertiup namun pergi tanpa terlihat….
saya hanya ingin menjadi dermaga, yang selalu menanti kedatanganmu, meski waktu mengoyak dan lapuk dimakan rayap sang waktu…cukup saja menjadi dermaga yang merebahkan dirimu dari  lelahnya perjalanan panjangmu, yang membuaimu dalam ketenangan dan menjadi sandaranmu setelah badai yang menghantam..
saya hanya ingin menjadi dermaga………….
 

Kapten, ada daratan…mari bersandar…..

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s