dan karena kamu…..

entah sudah berapa mimpi yang harus saya kubur, dan nisannya pun tertulis kata “ketidakmungkinan” entah sudah berapa banyak tingkungan yang saya lewati dan saya hanya berkata “nanti saja”

karena mimpi bukan lagi mimpi, serupa abu pembakaran saya melarungnya ke samudra yang dingin berharap waktu menghanyutkannya….

dan karena kamu….

saya kembali berkenalan dengan mimpi, karena kamu saya kembali lagi ke jalan awal..tidak terlambat hanya sedikit tertinggal, dan saya hanya perlu berlari lebih cepat…

dan karena kamu, kemudian saya tidak sekedar menulis kata “kemungkinan” tapi saya mengenal kata “harapan”

dan saya pun mendapatkan mimpi saya, waktu mengirimkannya dengan kecepatan yang bahkan saya tidak mampu menghitung keajaibannya…dan saya pun memegang bintang di tangan saya….karena kamu, saya berkenalan dengan mimpi

masih ada tiga ratus sekian hari, delapan ribu enam ratus empat puluh jam, tiga puluh satu juta seratus empat ribu detik yang masih harus saya lewati, namun kemudian….

takut datang, menyergap saya dari segala sisi, memasuki tembok pertahanan yang saya bangun…takut saya takut…

9 september 2012,

maafkan saya yang mengacaukan perayaan kecil yang seharusnya kita rayakan, perayaan penyambutan datangnya mimpi, namun berubah menjadi sebuah pertengkaran…

maafkan saya yang begitu kekanak-kanakkan, maafkan saya yang begitu tidak memahami bahwa kamu pun bahagia atas datangnya mimpi yang saya nanti….

ternyata bahagia itu datang bersama sebuah ketakutan, bahwa kita akan menghadapi tidak hanya ribuan kilometer, namu jutaan kilometer, bentang benua, sapa pagi dan malam yang beda dan saya takut akan sebuah perubahan…

bodohnya saya yang tidak mengerti bahwa kita saling berlari mengejar mimpi, meski tak bersisian…namun saya tidak yakin bahwa masih bisa memegang tanganmu, memiliki hatimu…..

jika waktu bersama kita, akan ada hari dimana saya melangkah pergi dan saya memintamu untuk….saya tidak mampu memintamu untuk menunggu……tapi saya memintamu menjaga kunci yang telah saya berikan….

You go on I’ll be okay
I can dream the rest away
It’s just a little touch of fate
It’ll be okay
It sure takes its precious time
But it’s got right and so have I (Lisa Mitchell_Neopolitan Dreams)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s