di simpang malam

kemarin, Pencerita datang lagi, setelah sekian lama kami tak saling bercerita

dia bertanya apa kabarku? dan aku menjawab tidak ada yang berubah…masih sama, tetap berdiri

dia lalu memintaku datang besok di simpang malam, di tempat yang penuh oleh punggung-punggung yang kita kenal, dan hanya di simpang malam itu kami dapat bertemu

kemarin dia memintaku datang, kemarin itu berarti malam ini

tunggu aku akan datang dan menikmati tajamnya matamu….

dan aku pun datang menemuinya, diantara punggung-punggung yang kami kenal, diantara jabat tangan erat, diantara bising suara kami beradu pandang…..gelap menutupinya, dan semoga tidak ada yang liat kilat rindu diantara peraduan kami…

di simpang malam,

sang pencerita datang menghampiri dan kami pun berpisah kembali kejalan…kembali kekesepian…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s