menghidupi kenangan…

apa yang lebih menyakitkan dari sebuah kehilangan selain kenangan akan kehilangan itu sendiri?

tidak banyak kenangan antara saya dan dia selama setahun ini, alasannya adalah jarak. namun apakah itu cukup untuk menjadi alasan yang tepat untuk bilang bahwa tak terlalu banyak kenangan yang tercipta karena kita berjarak?

tidak banyak kenangan dan bukankah saya seharusnya tidak merasakan sakit yang amat sangat kalau tidak banyak kenangan?toh tidak banyaknya kenangan akan membuat saya lebih mudah menyortir rasa sakit saya dan menaruhnya dalam kotak-kotak dan menyimpannya dalam lemari.

hanya satu yang benar-benar menyakitkan, mengetahui bahwa saya selama ini ada dalam sebuah hubungan imaji, hanya saya yang hidup didalamnya dan berusaha menghidupinya sedang dia tenggelam dalam dunianya….

saya tidak benar-benar ada dalam hari-harinya….

dan kini mungkin saya sudah dihapus dari catatan kecilnya, sepenggal ingatan tentang saya pun mungkin tak ada….

menghidupi kenangan,

sudah waktunya saya merapikan selimut ini, mengatur lagi tata ruangan ini….sudah cukup waktunya berjalan lagi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s