yang tak sempat terucap

Aku tak bisa menghadapimu
Percakapanmu dan pandanganmu
Karena hatimu yang telah pergi
Kebekuanmu melumpuhkanku

dia bertanya padaku apakah ada yang ingin aku sampaikan disaat terakhir kita berbincang?

dan semua kata-kataku menguap dalam lubang yang menganga..aiihhh badai itu…padahal aku sudah mempersiapkan segalanya saat badai datang…tapi hari itu saya lengah, saya pikir semua akan baik-baik saja dan kita; aku dan dia masih akan berjalan bersama

dan dia bertanya apa ada yang ingin aku sampaikan?

jika pun aku mengatakan sesuatu apa semua akan berubah? apa akan merubah pendirianmu untuk tetap berjalan bersamaku?

jika ada kata yang aku ucapkan akankah kita mampu tetap menjadi kita?

dan aku menyimpan semua kata-kataku, berharap aku memiliki kekuatan untuk berkata “jangan pergi”

 

di sini ku menggenggam takdir di tanganku
aku coba menahan tak menangisimu
di bait pertama…di bait pertama (Bait Pertama_SO7)

apa kita masih bisa berpura-pura bahwa kita masih bisa bersama? cobalah untuk bertahan sejenak, karena waktu akan datang sebentar lagi……

karena selama ini
karena selama ini
kau lah yang aku cari (Last Pretence_SO7)

untuk yang di utara

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s