menziarahi kenangan

lelaki bulan november,

hari ini saya mengunjungi sudut kota yang pernah kita singgahi, jalannya masih sama, lengangnya masih   serupa….

di sudut kota yang pernah kita lewati malam itu, dan malam ini sudut kota itu saya singgahi, sekedar untuk berziarah pada kenangan….

dan di dindingnya saya temukan goresan kenangan yang belum selesai….ada lubang yang menganga menampung genangan kenangan…..

siapa yang mampu menghadapi kehilangan?sedang nabi pun akan menangis saat dia harus berhadapan dengan kenangan….dan saya bukan nabi….

bahkan dermaga terkokoh pun akan koyak saat badai menerjang…..

untuk lelaki november, malam ini saya berkunjung ke sudut kota yang pernah kita datangi, dulu tanganmu-lah yang mengisi sela-sela jari ini, kini angin yang berhembus diantaranya…..

malam ini saya menziarahi kenangan, sekedar untuk merengkuh lagi apa yang tersisa….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s