untuk kamu

hujan pun reda, lalu saya pun menjelma menjadi purnama hanya untuk melihatmu dari kejauhan…aaahh jarak….

tanyakan saja “sampai kapan aku mampu mencintaimu?” 
dengarlah baik-baik jawabku, “sampai besok!” 
dan jawaban itu akan saya ulang disetiap pergantian hari…setiap hari….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s