hari #3 – libur kali ini

libur kali ini….

awalnya saya berencana menghabiskan tahun baru bersama pacar (yang sekarang jadi mantan –> tiba-tiba galau di pojokkan) di manado, kota kelahiran saya, karena kebetulan dia mendapat kesempatan melakukan penelitian disana. sayangnya, sebelum akhir tahun semua berakhir…pesta bubaaarr…eehh hubungan ding yang bubar….

jadi libur kali ini, saya memutuskan untuk tidak mengambil jatah cuti natal dan tahun baru dari tempat kerja, lagian juga bapak dinas luar kota, kakak pergi menjelajah entah dimana, adik-adik sama ibu aja yang pergi ke manado dan makassar…sempet sih merasa agak menyesal kenapa gak ikut ibu aja ke manado? kenapa pake acara batalin tiket segala? aahh tapi udahlah menghabiskan liburan ditempat kerja juga menyenangkan.

oh ya saya belum bilang ya kalau saya kerja di sebuah tempat yang paling menyenangkan sedunia dan sejagad raya —> galeri Affandi, yang lebih dikenal sebagai museum Affandi. tempat sang Maestro lukis Indonesia menyimpan hartanya paling berharga.

ketika orang-orang menikmati liburannya, saya menikmati pekerjaan saya

tamu yang datang berkunjung sepanjang liburan meningkat drastis, dan yang paling menyenangkan adalah banyaknya tamu lokal alias tamu dari dalam negeri…bosan euy liat tamu yang berambut pirang dan ngomongnya pake bahasa Londo. bekerja di galeri sedikit banyak membuat saya harus menganalisa karakter para pengunjung dan ini hasil analisa saya dalam data statistik versi saya:

  1. sebagian besar pengunjung usia sekolah datang ke galeri karena : TUGAS SEKOLAH dan mereka rata-rata tidak mengetahui siapa AFFANDI
  2. sebagian besar pengunjung ABG datang hanya untuk berfoto-foto
  3. 1-3 orang orangtua yang datang mengaku ingin anaknya menjadi seperti Affandi
  4. tapi sebagian besar pengunjung lokal mengaku bahwa mereka mengagumi Affandi meski sebagian dari mereka tidak paham dan mengerti makna lukisan Affandi….

catatan yang saya buat lagi, dan ini bukannya untuk mengeneralisir (eh bener gak sih ejaannya?) bahwa rata-rata pengunjung lokal belum paham dengan tulisan-tulisan yang dipasang yang melarang untuk memotret dalam museum, dilarang menggunakan lampu kilat (flash) ketika memotret, dan dilarang menyentuh. yang paling parah adalah menyentuh lukisan, mengingat lukisan Affandi tidak dipasang alarm yang bisa berbunyi saat disentuh atau dipasang kaca. saya maklum sih soalnya lukisan Affandi mengandung magnet yang bisa menarik pengunjung dan menggoda mereka untuk menyentuhnya… hampir tiap hari saya harus menegur pengunjung yang menyentuh lukisan Affandi, dan ada yang paling parah, suatu hari saya harus (dengan berat hati) meminta pengunjung untuk keluar dari galeri karena pelanggaran yang dilakukan sudah amat sangat berat. dia tidak hanya menyentuh, tapi meloncati batas pembatas pengunjung dan juga memegang dan menekan salah satu karya Affandi….aarrrgghhh Damn!!! saya yang lihat hampir pingsan (ini versi lebay, aslinya saya cuma gemetar aja liat kelakuan pengunjung yang satu itu). setelah berdebat sekian menit dengan tegas saya meminta security menunjukkan jalan keluar, dan akhirnya lukisan yang menjadi akar permasalahan itu harus berakhir di ruang restorasi…malang nian nasibmu wahai lukisan…

liburan kali ini,

….menyenangkan dan saya pun memutuskan akan mengambil jatah liburan saya seusai tahun baru….

Advertisements

2 thoughts on “hari #3 – libur kali ini

  1. irine Post author

    iya mba…soalnya itu udah gak ternilai harganya…untungnya efek akibat sentuhan ‘nakal’ pengunjung gak parah, lukisannya cuma diperiksa dan dibersihkan soalnya tangan manusia itu mengandung zat asam yang bisa merusak lukisan bahkan kertas…..

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s