pulang

angin berderap-derap datang, serupa serdadu yang kembali….

angin berderap-derap, berseru dari ujung jalan

“sudaaahh pulaaannggg…pulaaaanngg, dia sudah pulang”

angin menderu, mengetuk kaca jendela

“dia..dia sudah pulang…”

saya tersenyum, “ya dia sudah pulang” sembari membuka jendela, angin berhembus masuk berputar-putar diruangan, menari…menari…

saya tersenyum…

arak-arakan awan dilangit merah, kali ini senja yang menyambut

“mana hujan? dimana mereka?” tanya saya pada angin yang masih saja berputar-putar diruangan

“mereka tak datang, mereka tak lagi datang” jawab angin

“aahh padahal saya ingin menitipkan pesan dirinainya, dirintiknya” ujar saya

“buat apa? dia sudah kembali, sampaikan saja sendiri…” ujar angin

“ayoo ikut, kata angin, sambut dia” ajak angin

saya menggeleng, tidak ada keberanian yang saya miliki untuk bertemu dengannya….

awan merah berarak, senja menyambutnya pulang

“dia sudah pulang….”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s