catatan refleksi: Saya…….

“Aku hanya ingin memastikan bahwa hidupku seterusnya takkan terlunta, hanya seorang wanita yang pulang malam, selalu menjadi bahan cemoohan, dan gelap akan masa depan”.
(lelaki yang terus mencari Sumbi)

semalam ehmm…lebih tepatnya di pagi buta, selepas perayaan kecil dirumah salah seorang kawan yang juga sekaligus kantor percetakan Indie Book Corner kami berlima: saya, mas Bajang (Tuan Rumah), mas Bagus, mba Wulan dan Mba Ade duduk ngobrol di teras rumah, obrolan random mulai dari kenakalan jaman SMP hingga curcol (curhat colongan). saat itu saya masih mikirin skripsi, yaa masih saja mikirin skripsi, mikirin tanpa tahu kapan harus diselesaikan.

sesi ngobrol-ngobrol pun selesai, kami yang kedinginan langsung masuk dalam rumah mas Bajang dan mulai dengan kesibukan masing-masing. saya lebih memilih untuk browsing di internet, dan mata saya pun tertuju pada sebuah blog yang mengulas tentang novel “Lelaki yang terus mencari Sumbi” karangan Hermawan Aksan, yang bukunya kebetulan diterbitkan oleh Indie Book Corner milik mas Bajang.

ada kalimat yang menarik bagi saya

“Aku hanya ingin memastikan bahwa hidupku seterusnya takkan terlunta, hanya seorang wanita yang pulang malam, selalu menjadi bahan cemoohan, dan gelap akan masa depan”. 

kenapa menarik? yaa karena akhir-akhir ini saya merasa berada dalam situasi yang sama dengan perempuan itu, perempuan dalam novel itu yang menuntut sebuah kepastian atas hidupnya yang akan diserahkan kepada seorang laki-laki.

saya menuntut diri saya dan menempatkannya dalam standard tertentu agar bisa menciptakan zona nyaman saya sendiri, saya selalu pulang malam dan seringnya pagi hari, mengerjakan sesuatu yang saya anggap penting bagi diri saya sendiri. dibandingkan saudara-saudara saya, saya mungkin orang yang gagal. kuliah belum selesai, IPK pas-pasan, sedang kakak saya adalah perempuan metropolitan yang merintis karir sebagai bagian dari wanita ber-blazer dan bersepatu tinggi. adik saya? baru saja mendapat gelar sarjana dengan predicate cum laude nilai straight A dan sekarang bekerja sebagai wakil manager sentra sebuah Bank ternama.

saya? cuma perempuan yang masih meraba masa depan….masih mencoba berjalan di gelapnya masa depan…..

entah mau jadi apa saya….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s