di jalan pulang yang tak memiliki tanda untuk kembali

di jalan itu,

tak ada tikungan, tak ada tanda untuk kembali. saya hanya harus berjalan terus, mengitari pusaran waktu seperti berubah menjadi poros bumi hingga nantinya bisa kembali dititik awal dimana semua ini bermula

di jalan itu, memang tak memilik tanda untuk kembali…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s