hanya ingin duduk dan menunggu…


IMG_20140303_215133
sepasang muda-mudi duduk didepanku, sibuk dengan laptop masing-masing, mereka tak saling bicara atau mungkin mereka saling bicara dalam hening masing-masing? aaahh saya tidak tau, yang saya tau bahwa saat ini saya sibuk menenangkan diri yang gelisah menanti kedatanganmu.

“mungkin dia tidak akan datang” pikir saya. dan segala macam rasa pun berperang, rasa takut lebih dominan. lalu saya mengambil sebatang rokok, menyalakannya, dan mulai menikmati tiap-tiap hembusan asap yang keluar. saya bahkan tidak menyentuh secangkir coklat panas yang mulai dingin.

“apakah kau akan datang?” tanya saya pada ragu yang mulai mencengkram logika.

cafe kecil ini tempat yang ingin sekali saya datangi, bersama kamu tentu saja, dan kita bisa berbincang tentang banyak hal, pastinya tanpa rasa canggung dan takut.

waktu itu tidak pernah murah hati, tidak untuk saat ini. aahh kenapa pula saya harus menyalahkan waktu bukankah saya yang salah membiarkan waktu menemanimu sendiri di satu tahun kemarin. datang dan pergi, kemudian datang kembali untuk memintamu meraih kembali tangan ini. egois memang – jika saja ‘pengandaian’ itu bisa jadi nyata mungkin saya tidak menyesali waktu yang tersia-sia kemarin. nyatanya? disinilah saya duduk menunggumu datang (yang mungkin tidak akan datang) menyesali segala hal-hal bodoh dan mencoba menyusun kata-kata yang akan saya utarakan nanti jika kau datang.

sepasang muda-mudi itu masih saja sibuk masing-masing, tidak berbicara namun kadang mereka saling melempar senyum. apakah itu cara mereka saling memberi perhatian? saya tidak tau, yang saya tau jika masih bersamamu saya ingin melakukan banyak hal bersama, kita tidak sekedar berbincang, tapi mungkin berdebat, kemudian akan marah, tidur dalam diam dan esok paginya bangun dan mencumbumu sambil berkata “maaf”. bersamamu saya akan belajar untuk terus jujur, hal termahal bagi saya, sangat mahal hingga saya menyimpannya sendiri dan liat hasilnya? saya kehilanganmu.

saya tidak ingin kehilanganmu lagi, tidak untuk kedua kalinya….

kau datang, duduk disisi lain meja hingga saya harus memiringkan badan sedikit untuk lebih dekat denganmu, untuk kembali merasakan hangatmu. saya ingat kau pernah bertanya kenapa saya begitu dingin, apakah saya pernah menjawab pertanyaanmu itu?

kau datang dengan rasa benci hingga saya takut menatap matamu. wajar jika kau membenci saya yang saat ini duduk didepanmu seperti seorang yang tolol yang merengek padamu untuk tetap bersama. tolol..bodoh, pantas saja kau marah dan benci. kemana saja saya selama ini? hilang tiba-tiba dan kemudian datang lagi dan membuat kekacauan dihari-harimu. pantaslah jika kau marah.

bagi saya tak mengapa jika kau marah, itu wajar dan pantas, tapi hal paling menyakitkan adalah saat kau menyuruh saya untuk bergerak – untuk melupakanmu. saya sudah bergerak, mengisi tiap-tiap hari saya, hanya saja jangan meminta saya untuk melakukan hal yang tak bisa saya lakukan. kau pantas bahagia, berhak untuk bahagia, tiap-tiap orang pun begitu memiliki hak dan kuasa atas perasaannya masing-masing.

mungkin ada saat ketika hati mulai lelah untuk menunggu, dia akan bergerak-seperti katamu; mencari yang lain. tapi untuk kali ini dia hanya ingin diam saja, menikmati apa-apa yang telah hilang dari genggamannya, melihat riuhnya tawa dan menikmati sendirinya. bisa jadi untuk itulah dia bersikeras untuk menunggu. 

..dan saya melepasmu lagi, saya capek untuk terus berjalan, jadi saya ingin duduk dan menunggu, entah sampai kapan….

PS: dan saya merindukanmu, merindukan suara kodok dari samping kamarmu, perbincangan kita menanti pagi yang selalu saya kutuk kedatangannya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s