Di punggungmu ada kantuk yang tertahan

Apa saya pernah mengatakan bahwa saya rindu bersandar dipunggungmu sambil menahan kantuk agar bisa terus berbincang denganmu, sementara kau mencoba memacu motor tuamu hingga kita lekas sampai ditujuan?

Di punggungmu ada kantuk yang tertahan….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s