Tuduhan

Sudah dua bulan lebih saya berkutat dengan sebuah kasus kekerasan seksual yang menimpa salah seorang anak. Bertemu dengan banyak narasumber, membaca banyak data, dan mencari data pendukung lain.

Kenapa saya memilih untuk terlibat dalam kasus ini, sedang kawan-kawan lain malah tidak ingin terlibat? Sederhana saja. Ini menyangkut kondisi seorang anak yang disodomi berkali-kali oleh banyak orang dewasa.

Saya tahu, tidak banyak bekal dan pengalaman yang bisa membantu saya. Banyak orang yang saya mintai pendapat, arahan kemana saya harus berjalan, sikap macam apa yang harus saya tunjukkan dan sebagainya.

Hingga hari ini, ketika semua data yang saya kumpulkan diramu jadi sebuah tulisan – yang saya yakin masih banyak kurangnya – ada rasa takut yang amat sangat. Takut jika berita ini akan mengarahkan pembaca kesebuah opini yang bisa saja mengorbankan orang lain lebih jauh dan hasilnya mengerikan.

Berkali-kali saya berdebat dengan banyak pihak, berkali-kali pula saya harus berusaha meyakinkan diri untuk percaya apa yang saya lihat dan bukti apa yang saya dapat.

Jadi, sungguh tidak adil jika kemudian ada yang menuduh bahwa saya tidak independen, bahwa integritas saya sebagai seorang wartawan dipertanyakan, karena mengikuti kemauan beberapa pihak, dan kejamnya menuduh saya (meskipun tidak langsung) menerima suap.

Jika pun saya harus bersumpah demi apapun, akan saya lakukan. Saya tidak akan mempertaruhkan apa yang saya cintai demi uang. Saya mencintai pekerjaan saya lebih dari apapun.

Seharusnya sebelum mengutarakan sesuatu, melontarkan tuduhan dengan membeberkan hal-hal yang terkait kode etik, integritas dan apapun itu, balikkan semua itu pada diri anda. Apakah pembelaan anda terhadap satu sisi itu pun berdasar fakta? apa yang anda temukan? apa anda pernah lihat dan terjun langsung dilapangan? atau anda sebenernya sama seperti saya yang anda tuduhkan, telah termakan dan membela pihak tersebut hanya dari satu sisi saja.

Saya sudah sangat berhati-hati. Memastikan tidak ada eksploitasi pemberitaan terhadap si-anak.

Bahkan hingga beritanya sudah terbit, saya masih ragu. Tapi seperti apa yang anda selalu katakan, keraguan itu harus dibuktikkan dengan fakta.

Jadi, berikan saya fakta apa yang anda dapat sebelum menuduh saya dengan hal keji macam itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s