akhir-akhir ini ngapain aja?

hmm akhir-akhir ini saya ngapain aja ya selain makan, tidur dan bernafas? buaaannyyyaaaakkkkkk……..selain kerjaan nanya-nanya orang, saya juga kerjaannya masih mikirin kamu *lalu liatin foto mantan sambil minum es milo* *kemudian galau* gak ding, canda..eh beneran juga gak masalah khan!

Jadi kerjaan saya akhir-akhir ini adalah berbuat kenekatan dengan beberapa orang kawan yang dengan jumawanya menyebut diri sebagai Elege Inone, itu bahasa Lani yang kalo diterjemahkan dalam bahasa Indonesia artinya ‘suara anak’

Terbentuknya Elege Inone dimulai dari percakapan saya dan Rosa Dahlia, perempuan yang hobinya jadi guru di pedalaman Papua. Dia merasa galau, entah kenapa saya selalu bertemu dengan orang-orang galau, apakah saya ini “penarik para galau”? entah! Singkat cerita, dari kegalauan duo galau yang gak nyambung, kami lalu menarik seorang kawan, yang bernama Galuh dan ternyata lagi galau juga dengan kehidupan Jakarta, setidaknya dikelompok ini ada orang yang galaunya agak mutu dikit. Tidak cukup dengan sosok bernama Galuh, butuh seorang lagi, akhirnya ada madam Tata, seorang penjual tas yang bisa jadi kamus referensi soal film-film Indonesia. Nah madam ini juga lagi galau dengan kehidupannya. Klop khaaann..ngumpul deh para perempuan galau.

Seiring berjalannya waktu, kumpulan para galau ini merasa butuh menambah ‘pasukan’ lagi, akhirnya ada pak Ferry yang merupakan guru di Papua, lalu ada mba Plap yang kemudian namanya diubah jadi bunda, dan ada mami Chend, tanpa dia kita gak bisa foya-foya bayar uang sekolah..hahahha

Singkat cerita Elege Inone ini akhirnya berhasil membawa Yesman, Endison dan Demite ke Jogja untuk melanjutkan sekolahnya.

Cerita lengkapnya nanti aja yaa…saya mau balik ke kerjaan yang cuma nanya-nanya aja….

bhaaayyy!!!

Advertisements