koperasi..koperasi

Sebelumnya, saya tidak akan menulis mengenai teori sistem koperasi secara gamblang – meskipun judulnya adalah koperasi – karena jujur saya sudah lupa teori-teori tentang perkoperasian. sudah lamaaa banget sejak menanggalkan bangku SMA dan pastinya sudah lupa pelajaran-pelajaran mengenai koperasi yang dijejalkan di kelas 3 SMA dulu.

Saya hanya ingin berbagi sedikit soal ‘kumpulan’¬†yang baru saja saya ikuti (ini bukan untuk promosi lho – eh tapi nulis di blog masuk dalam ranah promosi gak sih? ah bodoh!). Jadi semalam, tepatnya kamis 13 November 2014 saya datang ke sebuah kumpulan orang-orang (yang memang sudah saya kenal sebelumnya :p). berdasar info yang saya dapat dari seorang kawan bahwa hari itu akan ada kumpul-kumpul membahas soal koperasi yang dijalankan oleh beberapa kawan yang aktif di gerakan akar rumput; sebagian besar aktif di FKMA (forum komunikasi masyarakat agraris), maka saya pun memutuskan untuk datang ke perkumpulan tersebut

Saya datang terlambat karena ujan deras (pake banget), saat saya datang ternyata transaksi sudah dimulai. saya pun ikut nimbrung dengan bertanya-tanya mengenai sistem koperasi yang dijalankan oleh kawan-kawan. and here we go

Koperasi ini atas inisiatif beberapa orang dijalankan dengan sistem perkoperasian pada umumnya, seperti adanya simpanan pokok dan simpanan wajib. selain itu ada beberapa jenis simpanan dalam koperasi ini contohnya: simpanan hari tua yang bisa diambil pada saat usia 50 tahun, simpanan akad yang jika kita sedang merencanakan untuk membeli sesuatu kita bisa menabung dalam simpanan ini selama dua tahun.

Namun yang menarik bagi saya adalah simpanan untuk gerakan. simpanan ini bersifat sukarela dengan minimum Rp 2000, nah simpanan ini untuk mendanai gerakan-gerakan yang diinisiasi oleh kawan-kawan yang berbasis pada masyarakat. wacana yang muncul kemudian adalah uang simpanan ini kemudian diharapkan bisa digunakan untuk membiayai penelitian-penelitian yang akan dilaksanakan oleh kawan-kawan yang fungsinya untuk memperkuat gerakan-gerakan rakyat.

oh iya, berbicara tentang simpanan, pasti pada bertanya-tanya soal bunga. nah bunga simpanan baik itu simpanan hari tua ataupun simpanan akad bunganya adalah 8% per tahun. saya pun kaget saat itu, ‘busyeet gede banget bunganya’ ujar saya. saya pun bertanya bunga segede gitu dapat darimana, karena sepengetahuan saya koperasi ini didirikan kawan-kawan karena tidak ingin terlibat dalam transaksi perbankan yang notabene adalah corong kapitalis.

saya pun dijelaskan bahwa bunga 8% itu adalah hasil perputaran uang pinjaman yang beredar dianggota. jadi gini, setiap anggota bisa mengajukan pinjaman ke koperasi ini dengan bunga 1,25% per bulan. bunga pinjaman yang gede ini (masih gede bunga pinjaman bank deh) lalu digunakan sebagai modal perputaran uang di koperasi.

uang dikoperasi ini tidak boleh mandek, gak boleh ada kredit macet. kalo ada kredit macet bisa dipastikan sistemnya bakal goyang. menarik memang karena semua berdasarkan kepercayaan dan komitmen.

saya lupa nama koperasi ini, namun praktik-praktik ekonomi berbasiskan komunitas macam gini perlu digalakkan lagi. uang berputar dan bunga digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran anggota.

praktik-praktik perbankan kadang tidak menguntungkan, praktis memang, sepraktis bank memotong tabungan nasabah dengan semena-mena dengan alasan biaya administrasi ini, itu, blablabla (curhat seorang nasabah bank yang miris melihat buku tabungannya).

satu hal lagi, praktik koperasi macam gini ‘memaksa’ anggotanya untuk berkumpul pada saat setoran. hal yang tentu saja amat sangat mahal di era serba digital. kumpul-kumpul macam ini yang selalu membuat saya sadar bahwa saya makhluk yang butuh orang lain, bertatap muka dan berbincang, bukan melalui layar sentuh di ponsel.

jadi..bang bing bung, yookk kita nabung – di koperasi tentu saja.

Advertisements

Tut tut tut..naik kereta api

Ini sebenarnya adalah hasil jepretan lama soal pameran Kereta Api yang diselenggarakan di Bentara Budaya Yogyakarta oleh Komunitas Pecinta Kereta Api.

Saya sampai lupa kapan tepatnya pameran ini diselenggarakan, antara bulan maret atau april..entahlah. namanya juga lupa :p

Pameran ini memamerkan bukan hanya replika kereta api saja, melainkan sejarah perkereta-apian di dunia dan juga Indonesia.

Selain itu juga ada sedikit dokumentasi mengenai kegiatan komunitas pecinta Kereta Api, yang kegiatannya mulai dari cuci kereta api (beneran mereka nyuci gerbong-gerbong kereta, untung aja gak disuruh nambal bannya :-p) sampai menelusuri jalur-jalur kereta api jaman dulu.

Karena saya datang pada hari terakhir, saya banyak berbincang dengan pegiat komunitas ini. Mulai dari cara membedakan kereta api barang dan penumpang dari jumlah bannya sampai tahun pembuatan kereta api.

Gara-gara informasi tersebut, sekarang kalau naik kereta saya selalu memperhatikan roda-roda kereta juga ‘plat nomor’ si kereta. itung-itung menerapkan ‘ilmu’ baru, meski gak tau kalo tebakan saya itu bener apa gak.

2014-03-19 19.57.15
tiket-tiket kereta dari masa ke masa
2014-03-19 20.44.57
ini bata pengganjal rel. berat banget lho. tulisan-tulisannya adalah nama pabrik serta tahun pembuatan
2014-03-19 19.58.53
kereta api dari masa ke masa
2014-03-19 20.02.07
replika kereta api
2014-03-19 20.02.50
jembatan lintasan kereta
2014-03-19 20.07.49
kereta api
2014-03-19 20.08.32
rambu-rambu
2014-03-19 20.09.44
radio tua
2014-03-19 20.11.19
mana keretanya?
2014-03-19 20.11.36
lajulah laju
2014-03-19 20.11.43
keretaku tak berhenti lama
2014-03-19 20.12.33
pengunjung dan diorama kereta api
2014-03-19 20.13.59
main dulu ah
2014-03-19 20.14.20
gerbong kereta
2014-03-19 20.33.10
jalur-jalur lintasan kereta api di Indonesia jaman dulu

naik kereta api..tut tut tut, siapa hendak turut?

#hari ke 9 – tentang senja

kekasihku pernah berkata bahwa dia yang mampu mengirimkan senja bahkan fajar kelangitku, dia berkata bahwa ketika senja datang kelangitku maka yang dimilikinya hanyalah gelap…..

senja…..

saya masih menunggu senja yang akan dibawa kekasihku, entah dengan cara apa dan bagaimana saya yakin dia akan membawakan senja untuk saya..karena seperti senja…kekasih saya akan mengirimkan senja…….

…itu saat dia masih menjadi kekasih saya…saat masih menjadi kekasih saya