Tag Archives: random

Di musim kesekian

Senja telah berlalu dimusim ketika kau membalikkan punggungmu

Musim hujan terhenti di timur ketika anginku tak lagi mampu menyapamu

Di musim-musim berikutnya aku belajar mengeja hal-hal lain yang bukan tentangmu, meski terkadang abjadmu muncul disela-sela malam.

Di musim lainnya, tak lagi kudapati dirimu, bahkan kabut pun tak lagi menyerupai bayangmu.

Dan di musim setelahnya, aku menggenggam hal lain yang tak lagi serupa denganmu.

Musim-musim tanpa senja dan aku baik-baik saja. Musim yang tak lagi menanti hujan dan aku masih baik-baik saja.

Musim demi musim berlalu dan aku masih terus baik-baik saja, hingga di musim yang kesekian kau kembali berdiri dihadapanku dengan senyum yang sama dengan tangan yang masih dingin.

Di musim yang kesekian membawaku kembali mengeja namamu yang ternyata belum aku lupakan. Di musim kesekian aku kembali menelusuri ingatanmu dan tiba-tiba rasa sakit menyeruak, memenuhi udara. Rasa sakit yang selalu tak kuhiraukan, rasa yang kupendam dalam balutan kalimat ‘semua akan baik-baik saja’

Di musim yang kesekian ini aku mendapatkan jawaban mengapa kau pergi, mengapa kau pergi, mengapa kau pergi.

Di musim yang kesekian dan rasa sakit yang terpendam memberiku jawaban bahwa aku tidak pernah ada dihatimu, tidak pernah menjadi musimmu, tak mampu menjadi senjamu. Bahwa aku hanya hujan yang mengganggu harimu dan anginku hanyalah desir yang penuh debu.

Di musim yang kesekian

Aku hanyalah musim dingin yang ingin kau lupakan

(tidak) berguna

akhir-akhir ini saya sering merasa takut terjebak dalam sistem

sistem yang seperti apa dan bagaimana yang bisa bikin saya takut pun saya tak tau….

sebentar lagi saya lulus

sebentar lagi…sebentar lagi dan saya merasa hingga di tahap ini saya belum melakukan hal yang berguna, belum benar-benar melakukan sesuatu yang….ya yang berguna

saya tidak tau kemudian hidup saya untuk apa?

sampai sekarang saya merasa terlalu banyak menyia-nyiakan hidup….

saya muak……………………………..

mimpi buruk

ibu saya selalu berkata jangan tidur saat maghrib karena nanti mimpi buruk

hari ini saya ketiduran saat waktu menujukkan pukul 17.00, entah kenapa saya merasa capek, entah karena suhu kota Jogja yang lagi panas atau tugas yang seolah-olah gak habis-habis.

dan dalam mimpi saya

....melihatnya, pergi…pergi dan tiba-tiba begitu banyak tulisan yang mengurung saya dan mengikat saya….dan saya melihatnya pergi

lalu saya pun terbangun berusaha untuk lepas dari bayang mimpi buruk itu. jam menunjukkan pukul 18.30…

aahh benar kata ibu jangan pernah tidur waktu maghrib